Sekjen DPR Jelaskan Kronologi Pengadaan Gorden Rumah Dinas Anggota Dewan Rp 43,5 Miliar

Sekretaris Jenderal Republik Demokratik Kongo Indra Iskandar angkat bicara soal kontroversi anggaran pengadaan tirai gedung DPR.

Dilaporkan anggaran untuk tirai tempat tinggal anggota parlemen di Republik Demokratik Kongo adalah 43,5 miliar rupiah.

Indra menjelaskan, gorden, stationery, dan blackout curtain yang ada di RJA Kalibata dan RJA Ulujami saat ini merupakan hasil pembelian atau lelang FY10.

“Jadi umur atau masa pakainya 12 tahun, sehingga banyak part yang aus dan rusak. Mulai tahun 2020 banyak permintaan dari anggota Sekretariat untuk mengganti kerai, kerai dan kerai unit RJA bertempat di unit RJA Indra yang berlokasi di kota Said dalam keterangan yang diterima, Senin (9/5/2022).

Namun, Indra mengatakan Sekretariat Republik Demokratik Kongo belum bisa memenuhi tuntutan anggota parlemen tersebut di atas karena hingga saat ini anggaran belum dialokasikan.

“Alokasi anggaran baru dilakukan untuk penggantian gorden, gorden dan gorden pada tahun anggaran 2022, namun baru bisa dialokasikan untuk RJA Kalibata sebanyak 505 unit,” ujarnya.

Indra juga mengklarifikasi kronologis pembelian gorden rumah dinas anggota parlemen.

Menurut dia, tender DPR Resort Blinds and Blinds tahun anggaran 2022 akan dimulai pada 8 Maret 2022 dengan nilai HPS Rp4.576.7446.332.84.

Indra mengatakan 49 perusahaan telah mendaftar untuk mengikuti tender tersebut.

Pada tahap deskriptif pekerjaan yang dilakukan pada 14 Maret 2022, calon penyedia barang dan jasa diajukan 16 pertanyaan.

Dia mengatakan, “Pada 21 Maret 2022, di awal penawaran, hanya 3 perusahaan dari 49 perusahaan yang mengikuti penawaran ini yang menerima penawaran.”

Indra menjelaskan, PT merupakan tiga perusahaan yang mengajukan penawaran untuk mengikuti tender pembelian tirai DPR. Sultan Sukses Mandiri kurang dari 10,33% dari harga penawaran Rp 37.794.795.705.00 atau HPS. PT. Panderman Jaya HPS 7,91% dengan harga penawaran Rp42.149.350.236.00 atau kurang; PT. Ketiga mitra solusi tersebut ditawarkan dengan harga penawaran Rp 43.577.559.594,23 atau kurang dari 4,78% dari HPS.

BACA JUGA  Kemendagri Minta Sekda Update Harga 12 Bahan Pangan Selama Ramadan  

Dalam tahap evaluasi manajemen, kata Indra, ada dua penawaran yang memenuhi persyaratan sesuai dokumen penawaran yang ditetapkan, yakni PT. Sultan Sukses Mandiri dan PT. Tiga mitra solusi berhasil. sedangkan PT. Panderman Jaya dinyatakan gagal.

Ia mengatakan, “Kami sedang dievaluasi dengan menerapkan persyaratan kualifikasi teknis bagi perusahaan yang telah lulus evaluasi administrasi.”

Indra menjelaskan, evaluasi yang dilakukan dalam kajian teknis itu merupakan unsur wajib dalam dokumen lelang.

Menurut dia, jika hasil evaluasi teknis tidak memenuhi persyaratan, maka penawaran dinyatakan gagal secara teknis, tidak dievaluasi lagi dan dinyatakan batal.

“Jika hasil evaluasi memenuhi persyaratan, maka persetujuan teknis penawaran diumumkan dan berhak diikutsertakan dalam evaluasi biaya,” ujarnya.

Setelah menyerahkan deskripsi manajemen, teknis dan harga kepada PT. Sultan Sukses Mandiri dan PT. Hasil PT diperoleh dari 3 mitra solusi pada 1 April 2022. Sultan Sukses Mandiri dinyatakan belum lengkap karena belum memiliki pengalaman 50% dari nilai HPS-nya selama 10 tahun terakhir. sedangkan PT. Tiga mitra solusi dinyatakan selesai.

Kemudian, pada tanggal 5 April 2022 pukul 08:00 WIB, panitia akan memutuskan dan mengumumkan pemenang.

“4 April 2022 PT. Bertiga Mitra Solosi setelah melakukan verifikasi kualifikasi sesuai dengan berita acara rapat penjelasan dokumen lelang yang disahkan oleh penyedia”.