Puasa Tidak Pengaruhi Perkembangan Janin, Ini Tips Pola Makan Untuk Ibu Hamil Yang Ingin Berpuasa

Lampung-News.com – Ibu hamil (hamil) sering bertanya apakah puasa boleh.

Huthia Andriyana SpOG, dokter spesialis kandungan-ginekologi di Rumah Sakit Umum Bunda Magonda Depok, mengatakan puasa secara intrinsik aman bagi ibu hamil yang boleh berpuasa dan diperbolehkan berpuasa.

“Puasa pada dasarnya aman untuk ibu hamil dan memiliki banyak manfaat,” kata dr. Kata peneliti, Senin (4/4/2022).

Usai doktor, Hooty menyarankan agar ibu hamil pergi ke dokter kandungan untuk kesehatan ibu dan janinnya.

Dokter umumnya tidak menganjurkan puasa selama awal kehamilan jika gejala, termasuk tanda-tanda dehidrasi, seperti muntah berlebihan (lebih dari tiga kali sehari), kelemahan, mata berair, sakit kepala, tremor, urin berwarna kuning tua, dan haus. , dehidrasi. Frekuensi oral dan berkemih kurang dari 6 kali dalam 24 jam.

Sebaliknya, ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga kehamilan cenderung mengalami penurunan berat badan selama kehamilan, dan puasa tidak dianjurkan jika berat janin lebih rendah dari normal, cairan ketuban rendah, dan gerakan janin kurang dari normal. 100. Kontraksi teratur dan tanda-tanda dehidrasi muncul beberapa kali dalam 12 jam. panas.

Banyak ibu hamil yang bertanya-tanya apakah puasa mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan.

Menurut dr Hothea yang juga staf medis di Morula IVF (IVF) Klinik Bunda Margonda Depok, berdasarkan studi 2018 berdasarkan meta-analisis dari 22 studi yang melibatkan lebih dari 30.000 ibu hamil, ibu puasa dan non- ibu puasa berat janin antara.

Dr Huthia juga berbagi tips untuk ibu hamil yang ingin berpuasa.

Pertama, makan 3 kali sehari (Waktu Sahur, Buka Puasa, sebelum tidur) secara konsisten dan perbanyak asupan protein dan serat. Kedua, jangan makan terlalu banyak di pagi hari.

BACA JUGA  Hasil Sidang Isbat Diumumkan Hari Ini, Dapat Cek Di Sini

Sedikit lebih sering, tetapi dalam jumlah yang cukup.

Ketiga, penuhi kebutuhan air Anda minimal 8 gelas per hari. Keempat, evaluasi gerakan janin minimal 10 kali selama 12 jam.

“Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan dan konsumsi vitamin/suplemen kehamilan sesuai anjuran,” katanya.

dan distribusi pola makan selama puasa d. Huthia menawarkan saran, antara lain.

Satu, minum dan bangun. Kami berdua makan makanan lengkap di pagi hari, camilan, dan minum dua gelas.

Ketiga: Minum dua gelas di pagi hari (mungkin kekeruhan), berdoa untuk sedekah, dan kemudian makan besar.

Ya, Tarawih memiliki camilan kecil dan minuman 2 gelas. Kelima, makan besar/setengah sebelum tidur, ngemil, dan minum segelas. *