Pengamat: Infrastruktur Pertanian Bisa Topang Ketersediaan Stok Pangan

Lampung-news.com – Kementerian Pertanian (Kimtan) terus berupaya mengendalikan stok dan ketersediaan pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.

Ketersediaan pangan erat kaitannya dengan penyediaan prasarana atau sarana pertanian.

Faishal Rahimi, Ekonom Universitas Kuningan (UNIKU) Jawa Barat, mengatakan kerusuhan pangan sering terjadi selama Ramadhan hingga Idul Fitri dan berulang setiap tahun.

“Gejolak pangan pasti akan terus terjadi, ini bagian dari momentum setiap tahunnya, apalagi permintaan biasanya akan naik, pemerintah tidak perlu panik, tapi antisipasi sangat perlu,” kata Faishal dalam siaran pers tertulis, Selasa (05/04/2022).

Dia mengatakan ketersediaan pangan tentu berarti pertanian hulu. Dalam hal ini pemerintah karena Kementerian Pertanian menjamin ketersediaan benih dan pupuk untuk infrastruktur peningkatan produktivitas pertanian atau untuk sarana dan prasarana pertanian.

Faishal memuji kinerja Menteri Pertanian yang dirasa sudah maksimal membantu para petani, termasuk pak Menteri Syahrul yang ikut ke lapangan. Ini bisa menjadi hulu atau awalan dari ketersediaan stok pangan selama bulan tertentu.

Baca juga: Aplikasi Cek Dana Bantuan Sosial Dari Kemensos

Jadi, menurut Faishal, infrastruktur pertanian sangat penting untuk menjamin peningkatan hasil bagi petani, yang sangat berpengaruh meski ada momentum di bulan Ramadhan atau Idul Fitri.

“Infrastruktur pasti lah berpengaruh sekali, sangat membantu peningkatan produksi atau hasil pertanian. Ketika nanti datang momentum seperti ini, saya rasa stok dalam negeri bisa aman, tugas selanjutnya pengendalian harga, jangan sampai tidak stabil.” dia berkata

Faishal menambahkan, Kementerian Pertanian saat ini sedang mempercepat perbaikan kualitas pengolahan tanah dan peningkatan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan kerapatan tanaman (IP), efektivitas biaya produksi, penurunan hasil, peningkatan kualitas hasil dan pendapatan petani.

“Saya yakin mekanisasi pertanian sangat penting, dan tentunya juga menguntungkan petani. Saya berharap dukungan mekanisme ini merata di kalangan petani, dan saya berharap Kementerian Pertanian memastikan dukungan itu. mekanisme dilakukan dengan benar. Tujuan” kata Faishal.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terus memastikan ketersediaan dan harga sembako agar tidak terganggu hingga Lebaran. Bahkan, Menteri Pertanian Syahrul langsung melakukan sidak di pasar tradisional, pasar terong, pasar Pabaeng-baeng, Makassar dan kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Dinamika harga biasanya terjadi pada bulan Ramadhan, tetapi ketersediaan adalah yang terpenting. Hari ini kami menyelidiki pasar terong, pasar terbesar di Sulawesi Selatan, dan hampir semua barang tersedia dan mencukupi,” katanya.

Berita bisnis lainnya, klik di sini.

BACA JUGA  Cara Daftar Dana Bantuan Sosial (Bansos) Online Melalui Handphone