Mabes Polri Soal Demo Buruh: Jangan Sampai Disusupi Kelompok Tak Bertanggung Jawab!

Polri mengatakan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) harus dilaksanakan dengan tertib dan aman.

Korps Bhayangkara juga memperingatkan adanya ancaman dari kelompok penyusup.

Departemen Humas Inspektur Jenderal Polisi Paul Dede Prasetyo mengatakan koordinator di tempat (Kurlab) diminta untuk menghubungi markas polisi di tempat kejadian.

“Jangan sampai ada kelompok yang tidak bertanggung jawab menyusup ke dia,” kata Didi saat dikonfirmasi, Sabtu, 14/05/22.

Ia mengatakan, pihaknya menghargai ekspresi opini publik oleh berbagai faktor buruh. Namun, kegiatan bisnis harus damai.

Ia menyimpulkan, “Pelaksanaan kegiatan ini akan disediakan, dikawal dan diamankan oleh seluruh jajaran Bolda. Himbauan untuk menjaga situasi tertib, aman dan saling menghormati bagi pengguna jalan lainnya.” .

Sebagai referensi, Partai Buruh mengadakan festival May Day sendiri bersama KSPI, KSPSI, KPBI dan KSBSI. ).

Ini juga menjadi isu miring dimana acara May Day Fiesta dibatalkan karena Stadion GBK tidak tersedia.

Perayaan Hari Buruh akan mengumpulkan 60.000 pekerja di depan gedung DPR mulai pukul 09.30-12.00 WIB. Kemudian ada perjalanan panjang yang membawa Anda ke Stadion GBK.

Pada Hari Buruh, massa buruh akan mendeklarasikan 17 tuntutan:

1. Penolakan undang-undang hak cipta yang komprehensif dari undang-undang hak cipta

2. Turunkan harga bahan dasar (minyak goreng, daging, tepung, telur), BBM dan gas.

3. RUU PPRT disahkan, penolakan untuk mengkaji ulang undang-undang kemitraan publik-swasta, penolakan untuk meninjau undang-undang SP/SB

4. Penolakan upah rendah.

5. Harpus Outsourcing.

6. Penolakan untuk menaikkan PPN.

7. Pengesahan RPP untuk perlindungan ABK dan TKI

8. Penolakan untuk mengurangi jumlah pelanggan PBI

9. Mewujudkan kedaulatan pangan dan reformasi pertanian.

10- Berhenti mengkriminalisasi petani.

BACA JUGA  Polisi Akui Tak Bisa Menangkap Pemilik Binomo Di Luar Negeri: Orang Asing, Bukan Kewenangan Kami

11. Biaya kuliah rendah dan wajib belajar 15 tahun gratis;

12. Pengangkatan guru dan staf honorer PNS.

13- Pemberdayaan sektor informal.

14- Transformasi ILO No. tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja. 190 ratifikasi;

15. Pemilu akan diselenggarakan secara adil dan tanpa kebijakan fiskal pada 14 Februari 2024.

16. Pemerataan redistribusi kekayaan melalui penambahan program jaminan sosial (ketahanan pangan, perumahan, pengangguran, pendidikan dan air bersih). Dan

17. Di negara kaya tidak ada yang bisa kelaparan.