Konflik Rektor-Dosen SBM ITB, 2022 Tidak Terima Siswa Baru Lagi

Lampung-news.com – Dunia pendidikan sedang dihebohkan dengan konflik dosen SBM ITB dengan Rektor ITB.

Terhitung Selasa (8/3/2022), Forum Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Intitut Teknologi Bandung (ITB) mengumumkan bahwa kampus sedang melakukan rasionalisasi dan tidak beroperasi seperti biasa.

Mengikuti pengumuman tersebut, proses belajar mengajar tidak lagi dilaksanakan, baik luring maupun daring. Melainkan, mahasiswa diminta untuk belajar mandiri.

Tak cukup sampai di situ, rupanya ikut muncul pengumuman bahwa SBM ITB tidak bisa menerima mahasiswa baru di ajaran baru nanti. Masalahnya, banyak siswa yang sudah menjadikan SBM ITB pilihan di program SNMPTN.

Kronologi Lengkap SBM ITB

Konflik Rektor-Dosen SBM ITB, 2022 Tidak Terima Siswa Baru Lagi
sumber: beritaorbit.com

Konflik Yang Belum Selesai Antar Dosen SBM ITB dan Rektor ITB

Pencabutan hak swakelola SBM ITB oleh Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah, pada tahun 2003 ternyata masih menimbulkan konflik hingga tahun ini.

Pada 4 Maret 2022 lalu, telah diadakan pertemuan Forum Dosen DBM ITB dengan Rektor beserta Wakil-wakil Rektor, tapi belum ada hasil yang cukup berarti.

Pertemuan tersebut, berbagai kritik perihal proyek yang belum selesai dan juga posisi Rektor yang sentralis membuat ITB menjadi tidak gesit dan lincah.

FD SBM ITB turut memberikan kritik kepada peraturan yang dibuat kepemimpinan Rektor ITB tanpa dialog dan bersoliasi. Akhirnya, pihak-pihak terkait menjadi terdampak dan prinsip dalam Statuta ITB tidak diikuti dengan baik.

Pelanggaran atas prinsip ini kemudian mengakibatkan kerugian material, moral, dan psikis bagi dosen dan tenaga didik di SBM ITB.

Berita Paling Update Di Sini

Standar dan Kualitas Pelayanan SBM ITB

Atas kerugian yang dialami oleh komponen SBM ITB, dikatakan bahwa meski hasil upaya swadana oleh SBM ITB masih cukup untuk mendanai, tapi standar kualitas pelayanan terbaik di SBM ITB tidak lagi dapat dipertahankan.

Padahal, SBM ITB mempunyai standarisasi internasional yang berbeda dengan kampus utama dan setiap fakultas di ITB. Oleh karena itu, adanya konflik dan ketidakadilan berupa pencabutan swakelola ini memengaruhi mutu yang dijaga oleh barusan tendik dan dosen SBM ITB.

ITB telah mengupayakan untuk berkonsultasi dengan BPK RI dan berkomitmen untuk melaksanakan arahan dari keuangan tersebut.

Hingga adanya kesepakatan baru dengan Rektor ITB, terhitung Selasa (8/3/2022), FD SBM ITB melakukan rasionalisasi pelayanan akademik.

BACA JUGA  3 Cara Mudah Dapatkan Uang dari TikTok, Ibu Rumah Tangga Juga Bisa!